Kamis, 08 Maret 2012

SERBA SERBI LITURGI


Oleh: Romo William P. Saunders *

Berikut ini beberapa pertanyaan singkat yang disampaikan kepada Straight Answers. Semua kutipan yang ada dalam jawaban diambil dari Pedoman Umum Misale Romawi, kecuali jika dinyatakan sebaliknya.

Mengapa imam mencium altar?
Altar melambangkan Kristus, yang seperti kita doakan dalam Prefasi Paskah V “menyatakan Diri sebagai imam, altar, dan anak domba yang dikurbankan.” Di samping itu, seturut tradisi, relikui orang kudus ditempatkan di altar, yang menjadikan altar layak mendapat penghormat-an yang demikian. (catatan, “Hendaknya dipertahankan tradisi Gereja untuk memasang relikui orang kudus, yang juga bukan martir, di dalam atau di bawah altar yang akan didedikasikan” no. 322).

Bilamanakah imam mempergunakan pedupaan?
Imam dapat mendupai salib dan altar sesudah melakukan peng-hormatan pada awal Misa (no. 49, no. 123), Kitab Injil sebelum diwarta-kan (no. 134), roti dan anggur yang telah dicampur dengan air setelah doa persembahan dan salib serta altar (no. 75, 144); imam sendiri karena pelayanan kudus yang ia sandang, dan umat karena martabat luhur yang mereka peroleh lewat pembaptisan dapat juga didupai oleh diakon atau pelayan lain (no. 75).

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More